muatanq1 berinteraksi dengan medan yang dihasilkan muatan q1. Efek dari interaksi tersebut adalah muncul gaya listrik pada muatan q2. Jika medan listrik yang dihasilkan muatan q1 pada posisi muatan q2 dinyatakan sebagai E maka gaya yang dilakukan oleh muatan q1 pada 21 muatan q2 memenuhi persamaan F q 2 E (1.16) 21 21 22 Ban 1 Elektrostatika MengutipZenius, terdapat beberapa rumus yang biasa digunakan dalam menyelesaikan persoalan terkait listrik statis. 1. Gaya Coulomb. Gaya coulomb adalah besarnya gaya listrik yang terjadi antara Ketigamuatan listrik q1, q2 dan q3 adalah segaris. Kuat medan listrik homogen sebesar 200 n/c menembus bidang yang memiliki. Besar medan listrik dari sebuah benda bermuatan listrik dinamakan kuat medan listrik. Intensitas medan listrik , e n/c = v/m. R harus diperkecil jadi 1/5 nya. Soal kuat medan listrik un 2012. 18.10 N / C Contoh. 13.4 Dua buah muatan Q1 = 30μC dan Q2 = -40μC dipisahkan pada jarak 50 cm satu sama lain. a. Hitung kuat medan listrik pada Q2. b. Hitung medan medan listrik pada titik A. Titik A berjarak 20 cm dari Q1 dan 30 cm dari Q2. c. Titik B adalah tempat di mana kuat medan listriknya sama dengan 2E1.Dimanakah posisi titik B? Hukumcoulomb dan medan listrik pada muatan titik. Penemuan Muatan Listrik. Karena kedua gaya segaris namun berlawanan arah maka untuk mencari resultan gaya cukup dengan mengurangkan kedua gaya , Jika Q1 = + 1 μC, Q2 = − 2 μC dan k = 9 x 109 N m2 C− 2 tentukan besar dan arah kuat medan listrik pada titik P yang terletak 4 cm di RangkaianListrik dan Hukum Ohm (Pertemuan 11) Semikonduktor, Konduktor, Superkonduktor, dan Iso Arus Listrik dan Tegangan Listrik DC (Pertemuan 9 Usaha dan Energi Listrik Statis Bahan Dielektriku Potensial Listrik dan Muatan Listrik Statis Ekspa Fluks Listrik dan Hukum Gauss (Pertemuan 5) u0hJ. Kelas 12 SMAListrik Statis ElektrostatikaHukum CoulombMuatan q1, q2, dan q3 diletakkan segaris seperti gambar di bawah ini. k = konstanta dielektrik medium q1 = 9 mu C A 2 cm q2 = 9 mu C B 2 cm q3 = 18 mu C 2 cm D Jika muatan q3, digeser dari titik C ke D, perbandingan besar gaya Coulomb pada muatan q2 sebelum dan sesudah q3 digeser adalah ...Hukum CoulombListrik Statis ElektrostatikaElektroFisikaRekomendasi video solusi lainnya0303Dua buah bola bermuatan sama 2mu C diletakkan terpisah ...0116Dua buah muatan masing-masing 0,5 muC dan 0,4 muC berjara...0209Dua muatan titik yang sejenis dan sama besar qA=qB=10^-2 ...0150Dua buah muatan Q_1 dan Q_2 +2 mu ...Teks videongeprint di sini ada soal tentang gaya coulomb di mana kita akan membandingkan sebelum dan sesudah 3 digeser Nah langsung saya diketahui Q1 = 9 mikro Coulomb ingat kita ubah jadi 9 kali 10 pangkat min 6 kolom Q2 = 9 mikro Coulomb juga yaitu 9 kali 10 pangkat min 6 kolom ke-3 nya = 18 mikro Coulomb atau 18 kali 10 pangkat min 6 kolom r a b atau jarak Ab itu = r b c yaitu 2 cm atau diubah menjadi 2 kali 10 pangkat min 2 dan R dedeknya yaitu dari ide-ide ingat ini ketika 3 nya sudah digeser itu = 4 cm atau 4 * 10Pangkat min 2 m itu F1 banding F2 F1 ini gaya coulomb di B ketika belum tiganya digeser senang F2 ketika q3 nya sudah digeser Nah kita itung dulu sebelum digeser atau kita simpulkan aja dengan F1 di sini. Nah ini skemanya ini Q2 Q1 dan q3. Coba kita lihat q3 kan positif 2 juga positif Nah karena positif sama positif berarti akan ada gaya ke kiri akibat dari segitiga yang terhadap kedua kita main aja dengan fbc sama akibat psikis satu juga akan ada gaya ke kanan kita simpulkan aja dengan inget kita anggap aja kalau ke kanan itu positif atau negatif jadi FCY = X dikurang dengan fdc Berarti langsung saja persamaannya 1 = k Q1 = Q 2 r a b kuadrat dikurang dengan ka 2 dikali dengan 3 per S kuadrat inget Kak dan RAB maupun RBC itu kan sama Ya udah kita keluarin aja langsung saja Kita masukin angkanya 1 = 9 * 10 ^ 9 / 2 kali 10 pangkat min 2 pangkat min 2 dikali dengan 9 kali 10 pangkat min 6 x dengan 9 kali 10 pangkat min 6 dikurang 9 x pangkat min 6 x dengan 18 kali 10 pangkat min 6 berarti F1 nya = 9 * 10 ^ 9 per 4 * 10 ^Dikali dengan 81 kali 10 pangkat min 12 dikurang dengan 162 kali 10 pangkat min 12 berarti punya = 94 * 10 pangkat 13 dikali dengan min 81 kali 10 pangkat min 12 kita dapatkan F1 = Min 182,25 kali 10 pangkat 1 simpulkan aja jadi F1 = Min 1822 Newton sekarang setelah digeser maksudnya tiganya digeser ke dek kita lihat juga skemanya Sama aja seperti yang sebelumnya karena ada 1 berarti akan ada gaya yang ke kanan susah BAB karena C3 terhadap sikidua ada juga R2 nya = a b dikurang dengan fdf2 = K Q1 dan Q2 per x kuadrat dikurang dengan 2 per S kuadrat maka nya sama kita keluarin aja jadi k Q1 Q2 per AB kuadrat dikurang dengan 23 r d d kuadrat = 9 kali 10 pangkat 9 dikali dengan 9 kali 10 pangkat min 6 x dengan 10 pangkat min 6 per 2 kali 10 pangkat min 2 pangkat min 2 dikurang dengan 9 kali 10 pangkat min 6 x dengan 18 kali 10 pangkat min 64 kali 10 pangkat min 2 pangkat min 2 C dapatkan 9 * 10 ^ 9 x1 kali 10 pangkat min 12 per 4 kali 10 pangkat 4 kurang 162 kali 10 pangkat min 12 per 16 x pangkat min 6 kita dapatkan F2 nya = 9 * 10 ^ 9 x dengan 20 koma 25 kali 10 pangkat min 8 dikurang dengan 10 koma 125 kali 10 pangkat min 8 berarti kita dapatkan F2 nya itu = 9 * 10 ^ 9 x dengan 10 koma 125 kali 10 pangkat min 8 sehingga kita dapatkan ini berarti f2nya 9 11 10 ^ 1/2 nya 911 koma 25 Newton kita bandingkan F1 banding2 = 8 + 22,5 per 901,25 kira-kira perbandingannya adalah 2 banding satu jawaban yang paling tepat di sini ada yang di 2 banding 1 Oke sampai bertemu di soal selanjutnyaSukses nggak pernah instan. Latihan topik lain, yuk!12 SMAPeluang WajibKekongruenan dan KesebangunanStatistika InferensiaDimensi TigaStatistika WajibLimit Fungsi TrigonometriTurunan Fungsi Trigonometri11 SMABarisanLimit FungsiTurunanIntegralPersamaan Lingkaran dan Irisan Dua LingkaranIntegral TentuIntegral ParsialInduksi MatematikaProgram LinearMatriksTransformasiFungsi TrigonometriPersamaan TrigonometriIrisan KerucutPolinomial10 SMAFungsiTrigonometriSkalar dan vektor serta operasi aljabar vektorLogika MatematikaPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel WajibPertidaksamaan Rasional Dan Irasional Satu VariabelSistem Persamaan Linear Tiga VariabelSistem Pertidaksamaan Dua VariabelSistem Persamaan Linier Dua VariabelSistem Pertidaksamaan Linier Dua VariabelGrafik, Persamaan, Dan Pertidaksamaan Eksponen Dan Logaritma9 SMPTransformasi GeometriKesebangunan dan KongruensiBangun Ruang Sisi LengkungBilangan Berpangkat Dan Bentuk AkarPersamaan KuadratFungsi Kuadrat8 SMPTeorema PhytagorasLingkaranGaris Singgung LingkaranBangun Ruang Sisi DatarPeluangPola Bilangan Dan Barisan BilanganKoordinat CartesiusRelasi Dan FungsiPersamaan Garis LurusSistem Persamaan Linear Dua Variabel Spldv7 SMPPerbandinganAritmetika Sosial Aplikasi AljabarSudut dan Garis SejajarSegi EmpatSegitigaStatistikaBilangan Bulat Dan PecahanHimpunanOperasi Dan Faktorisasi Bentuk AljabarPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel6 SDBangun RuangStatistika 6Sistem KoordinatBilangan BulatLingkaran5 SDBangun RuangPengumpulan dan Penyajian DataOperasi Bilangan PecahanKecepatan Dan DebitSkalaPerpangkatan Dan Akar4 SDAproksimasi / PembulatanBangun DatarStatistikaPengukuran SudutBilangan RomawiPecahanKPK Dan FPB12 SMATeori Relativitas KhususKonsep dan Fenomena KuantumTeknologi DigitalInti AtomSumber-Sumber EnergiRangkaian Arus SearahListrik Statis ElektrostatikaMedan MagnetInduksi ElektromagnetikRangkaian Arus Bolak BalikRadiasi Elektromagnetik11 SMAHukum TermodinamikaCiri-Ciri Gelombang MekanikGelombang Berjalan dan Gelombang StasionerGelombang BunyiGelombang CahayaAlat-Alat OptikGejala Pemanasan GlobalAlternatif SolusiKeseimbangan Dan Dinamika RotasiElastisitas Dan Hukum HookeFluida StatikFluida DinamikSuhu, Kalor Dan Perpindahan KalorTeori Kinetik Gas10 SMAHukum NewtonHukum Newton Tentang GravitasiUsaha Kerja Dan EnergiMomentum dan ImpulsGetaran HarmonisHakikat Fisika Dan Prosedur IlmiahPengukuranVektorGerak LurusGerak ParabolaGerak Melingkar9 SMPKelistrikan, Kemagnetan dan Pemanfaatannya dalam Produk TeknologiProduk TeknologiSifat BahanKelistrikan Dan Teknologi Listrik Di Lingkungan8 SMPTekananCahayaGetaran dan GelombangGerak Dan GayaPesawat Sederhana7 SMPTata SuryaObjek Ilmu Pengetahuan Alam Dan PengamatannyaZat Dan KarakteristiknyaSuhu Dan KalorEnergiFisika Geografi12 SMAStruktur, Tata Nama, Sifat, Isomer, Identifikasi, dan Kegunaan SenyawaBenzena dan TurunannyaStruktur, Tata Nama, Sifat, Penggunaan, dan Penggolongan MakromolekulSifat Koligatif LarutanReaksi Redoks Dan Sel ElektrokimiaKimia Unsur11 SMAAsam dan BasaKesetimbangan Ion dan pH Larutan GaramLarutan PenyanggaTitrasiKesetimbangan Larutan KspSistem KoloidKimia TerapanSenyawa HidrokarbonMinyak BumiTermokimiaLaju ReaksiKesetimbangan Kimia Dan Pergeseran Kesetimbangan10 SMALarutan Elektrolit dan Larutan Non-ElektrolitReaksi Reduksi dan Oksidasi serta Tata Nama SenyawaHukum-Hukum Dasar Kimia dan StoikiometriMetode Ilmiah, Hakikat Ilmu Kimia, Keselamatan dan Keamanan Kimia di Laboratorium, serta Peran Kimia dalam KehidupanStruktur Atom Dan Tabel PeriodikIkatan Kimia, Bentuk Molekul, Dan Interaksi Antarmolekul Ketiga muatan listrik q1, q2, dan q3 adalah segaris. Bila q3 = 5 mikro C dan d=30 cm maka besar dan arah gaya listrik yang bekerja pada muatan q3 adalah....A. 7,5 N menuju q1B. 7,5 N menuju q2C. 15 N menuju q1D. 22,5 N menuju q1E. 22,5 N menuju q2​ Ketiga muatan listrik q1,q2dan q3 adalah segaris .bila jarak d=20 cm, maka besar dan arah gaya coulomb yang bekerja pada muatan q2 adalah Ketiga muatan listrik q1, q2, dan q3 adalah segaris. bila q3 = 5 mikro c dan d=30 cm maka besar dan arah gaya listrik yang bekerja pada muatan q3 . 7,5 n menuju q1b. 7,5 n menuju q2c. 15 n menuju q1d. 22,5 n menuju q1e. 22,5 n menuju q2​Jawaban 1Buka kunci jawaban Ketiga muatan listrik q1, q2, dan q3 adalah segaris. bila jarak d=20 cm, maka besar dan arah gaya coulomb yang bekerja pada muatan q3 adalahJawaban 1Buka kunci jawaban Contoh soal gaya listrik / gaya CoulombContoh soal 1Table of Contents Show Ketiga muatan listrik q1, q2, dan q3 adalah segaris. Bila q3 = 5 mikro C dan d=30 cm maka besar dan arah gaya listrik yang bekerja pada muatan q3 adalah....A. 7,5 N menuju q1B. 7,5 N menuju q2C. 15 N menuju q1D. 22,5 N menuju q1E. 22,5 N menuju q2​ Ketiga muatan listrik q1,q2dan q3 adalah segaris .bila jarak d=20 cm, maka besar dan arah gaya coulomb yang bekerja pada muatan q2 adalah Ketiga muatan listrik q1, q2, dan q3 adalah segaris. bila q3 = 5 mikro c dan d=30 cm maka besar dan arah gaya listrik yang bekerja pada muatan q3 . 7,5 n menuju q1b. 7,5 n menuju q2c. 15 n menuju q1d. 22,5 n menuju q1e. 22,5 n menuju q2​Ketiga muatan listrik q1, q2, dan q3 adalah segaris. bila jarak d=20 cm, maka besar dan arah gaya coulomb yang bekerja pada muatan q3 adalahContoh soal gaya listrik / gaya CoulombRelated postsVideo liên quan Dua muatan titik yang sejenis dan sama besar qA = qB = 10-2 µC pada jarak 10 cm satu sama lain. k = 9 x 109 Nm2/C2. Gaya tolak yang dialami kedua muatan itu adalah ….A. 9 . 10-14 NB. 9 . 10-9 NC. 9 . 10-5 ND. 9 . 103 NE. 9 . 107 NPenyelesaian soal / pembahasanPada soal ini diketahuiqA = qB = 10-2 µC = 10-8 Cr = 10 cm = 0,1 mDengan menggunakan hukum Coulomb diperoleh hasil sebagai berikut.→ F = k qA . qBr2→ F = 9 x 109 Nm2/C210-8 C . 10-8 C0,1 m2→ F = 9 x 10-5 NSoal ini jawabannya CContoh soal 2Perhatikan gambar muatan listrik soal gaya listrik nomor 2Gaya listrik yang dialami q dari titik A adalah 12 N. Jika muatan q digeser mendekati titik A sejauh 5 mm, maka gaya listrik yang dialami muatan q adalah …A. 54 NB. 48 NC. 27 ND. 9 NE. 3 NPembahasan / penyelesaian soalKita konversi dahulu satuan 4 µC = 4 . 10-6 C dan 10 mm = 0,01 m. Selanjutnya kita tentukan muatan qB dengan cara dibawah ini.→ FA = k qA . qBr2→ FA = 9 x 109 Nm2/C24 x 10-6 C . qB0,01 m2→ 12 N = 36 x 103 . qB . 104 N/C→ 12 N = 36 . 107 N/C . qB→ qB = 12 N36 . 107 N/C= 1/3 . 10-7 besar gaya listrik ketika muatan B mendekati muatan A sebesar 5 mm = 0,005 m adalah→ FB = k qA . qBr2→ FB = 9 x 109 Nm2/C24 x 10-6 C . 1/3 . 10-7 C0,005 m2→ FB = 0,48 . 102 N = 48 besar gaya pada muatan B adalah 48 N. Jadi soal ini jawabannya soal 3Tiga muatan listrik diletakkan terpisah seperti gambar dibawah soal gaya listrik nomor 3Resultan gaya yang bekerja pada +q adalah F1. Jika muatan -2q digeser menjauhi +q sejauh a, maka resultan gaya yang bekerja pada muatan +q menjadi F2. Nilai perbandingan F1 dengan F2 adalah…A. 2 5B. 5 2C. 5 8D. 8 1E. 8 5Pembahasan / penyelesaian soalUntuk menjawab soal ini, kita gambarkan dahulu arah gaya listrik pada muatan +q. Cara menggambar arah gaya listrik menggunakan sifat muatan yaitu jika sejenis tolak menolak dan jika berbeda jenis tarik menarikGambar arah gaya listrik pada muatan +qJadi arah gaya listrik pada +q keduanya ke kanan sehingga tanda gaya positif. F21 menunjukkan arah gaya +q akibat +2q dan F23 menyatakan arah gaya +q akibat – kita menentukan gaya listrik F1 dan F2→ F1 = k 2 . q . qa2+ k 2 . q . 2qa2→ F1 = 4 k . q2a2→ F2 = k 2 . q . qa2+ k 2 . q . 2q2a2→ F2 = 5/2 k . q2a2→ F1 F2 = 4 5/2Jadi perbandingan F1 F2 adalah 4 5/2 atau 8 5. Jadi soal ini jawabannya soal 4 UN 2016 SMATiga buah muatan titik membentuk bangun segitiga sama sisi seperti gambar dibawah soal gaya listrik nomor 4Jika panjang satu sisinya 3 cm maka resultan gaya listrik yang dialami dititik A sebesar….A. 100 NB. 300 NC. 100 √7 ND. 300 √7 NE. 400 √7 NPembahasan / penyelesaian soalUntuk menjawab soal ini kita konversi terlebih dahulu besaran yang diketahui yaitu 3 cm = 0,03 m, QA = 2 µC = 2 . 10-6 C, QB = 5 µC = 5 x 10-6 dan QC = 15 µC = 15 x 10-6 C. Selanjutnya kita gambarkan arah gaya listrik di titik A. Pada titik A ada dua gaya listrik yaitu akibat muatan B dan gaya akibat muatan arah gaya listrik dititik AMenentukan besar FAB→ FAB = k QA . QB0,03 m2→ FAB = 9 . 109 Nm2/C22 . 10-6 C . 5 . 10-6 C0,0009 m2→ FAB = 100 NMenentukan besar FACdengan menggunakan rumus seperti FAB tetapi QAB diganti dengan QAC sehingga didapat→ FAC = 9 . 109 Nm2/C22 . 10-6 C . 15 . 10-6 C0,0009 m2→ FAC = 300 NSelanjutnya kita menghitung resultan gaya F dengan menggunakan rumus dibawah ini.→ F = √FAB2 + FAC2 + 2 . FAB . FAC . cos 120°→ F = √100 N2 + 300 N2 + 2 . 100 N . 300 N . -1/2→ F = √ N2 + N2 – N2→ F = √ N2= 100 √ 7 NJadi besar gaya pada QA sebesar 100 √7 N. Jadi soal ini jawabannya soal 5Perhatikan gambar soal gaya listrik nomor 5Ketiga muata listrik Q1, Q2, dan Q3 adalah segaris. Jika jarak d = 20 cm maka besar dan arah gaya Coulomb yang bekerja pada muatan Q2 adalah …A. 15 N menuju Q3B. 15 N menuju Q1C. 10 N menuju Q1D. 5 N menuju Q1E. 5 N menuju Q3Pembahasan / penyelesaian soalUntuk menjawab soal ini, kita ubah terlebih dahulu satuan d = 20 cm = 0,2 m, Q1 = 30 µ C = 30 x 10-6 C, Q2 = -10 µC = -10 x 10-6 C dan Q3 = 40 µC = 40 x 10-6 kita gambar arah gaya pada muatan Q2 yaitu sebagai berikutArah gaya listrik pada muatan Q2F23 kekanan sehingga gaya listrik positif dan F21 kekiri sehingga gaya listrik negatif. Jadi resultan total gaya listrik muatan Q2→ F2 = F23 – F21→ F2 = k Q2 . Q33d2– k Q1 . Q23d2→ F2 = k . Q2 Q3 – Q13d2→ F2 = 9 . 109 Nm2/C2 . 10 . 10-6 C40 . 10-6 C – 20 . 10-6 C3 . 0,2 m2→ F2 = 204N = 5 NHasilnya positif 5 N sehingga arah gaya listrik ke kanan atau menuju Q3. Jadi soal ini jawabannya soal 6Muatan listrik +q1 = 10 µC, +q2 = 20 µC dan q3 terpisah seperti gambar dibawah soal gaya listrik nomor 5Agar gaya Coulomb yang bekerja di muatan q2 = 0 maka muatan q3 adalah…A. +2,5 µCB. -2,5 µCC. +25 µCD. -25 µCE. +4 µCPenyelesaian soal / pembahasanGambar arah gaya listrik pada q2 sebagai berikutArah gaya listrik pada muatan q2Berdasarkan gambar diatas kita peroleh→ F21 – F23 = 0→ F23 = F21→ k q2 . q3r232= k q2 . q1r212→ q30,5a2= q1a2→ q30,25 a2= 10 µCa2→ q3 = 10 µC . 0,25 = 2,5 µCKarena arah gaya F23 menuju q1 maka besar muatan q3 = + 2,5 µC. Jadi soal ini jawabannya soal 7Tiga muatan listrik A, B, C terletak pada posisi seperti gambar dibawah muatan berbentuk segitiga sama sisiResultan gaya listrik yang terjadi pada muatan A adalah…A. 4 NB. √12 NC. √8 ND. 2 NE. 1 NPembahasan / penyelesaian soalKita gambarkan dahulu arah gaya listrik di titik A sebagai berikutArah resultan gaya listrik muatan QAKarena QB = QC = 4 µC = 4 x 10-6 C maka besar FAB = FAC yaitu→ FAB = k QA . QBrAB2→ FAB = 9 . 109 Nm2/C25. 10-6 C . 4 . 10-6 C0,3 m2→ FAB = FAC = 2 NJadi besar resultan gaya listrik muatan A→ FA = √2 N2 + 2 N2 + 2 . 2 N . 2 N . cos 60°→ FA = √4 N2 + 4 N2 + 4 N2→ F = √ 12 NJadi soal ini jawabannya soal 8Tiga buah muatan listrik berada pada posisi dititik sudut segitiga ABC, panjang sisi AB = BC = 20 cm dan besar muatan sama q = 2 µC seperti gambar dibawah k = 9 . 109 Nm2/C2.Contoh soal gaya listrik nomor 8Besar gaya listrik yang bekerja pada muatan B adalah …A. 0,9 √3 NB. 0,9 √2 NC. 0,9 ND. 0,81 NE. 0,4 NPenyelesaian soal / pembahasanPada soal ini diketahuiqA = qB = qC = 2 µC = 2 x 10-6 CrAB = rBC = 20 cm = 0,2 mCara menjawab soal ini sebagai soal gaya listrik nomor 8Soal ini jawabannya soal 9Tiga muatan QA = QB = 4 µC dan QC = 5 µC membentuk bidang segitiga seperti soal gaya listrik nomor 9Resultan gaya listrik dimuatan C adalah …A. 20 √2 NB. 14 √2 NC. 10 √2 ND. 9 √2 NE. 9 NPenyelesaian soal / pembahasanPembahasan soal gaya listrik nomor 9Soal ini jawabannya soal 10Perhatikan gambar berikut soal gaya listrik nomor 10Tiga muatan Q1, Q2 dan Q3 berada pada posisi diujung segitiga siku-siku ABC. Panjang AB = BC = 30 cm. Diketahui k = 9 x 109 Nm2/C2 dan 1 µC = 10-6 C, maka resultan gaya Coulomb pada muatan Q1 adalah …A. 1 NB. 5 NC. 7 ND. 10 NE. 12 NPenyelesaian soal / pembahasanPembahasan soal gaya Coulomb nomor 10Soal ini jawabannya soal 11Dua buah muatan listrik diletakkan terpisah seperti soal gaya listrik nomor 11Muatan di A adalah 8 µC dan gaya tarik-menarik yang bekerja pada kedua muatan adalah 45 N. Jika muatan A digeser ke kanan sejauh 1 cm dan k = 9 . 109 Nm2/C2 maka gaya tarik-menarik pada kedua muatan sekarang adalah …A. 45 NB. 60 NC. 80 ND. 90 NE. 120 NPenyelesaian soal / pembahasanPembahasan soal gaya listrik nomor 11Soal ini jawabannya soal 12Dua benda A dan B bermuatan, mula-mula ditempatkan pada jarak 0,5 m satu sama lain sehingga timbul gaya 81 N. Jika jarak A dan B diperbesar 1,5 m maka gaya tarik-menarik keduanya menjadi …A. 3 NB. 6NC. 9 ND. 12 NE. 15 NPenyelesaian soal / pembahasanPembahasan soal gaya listrik nomor 12Soal ini jawabannya soal gerak lurus beraturan GLB dan penyelesaiannyaContoh soal Pipa Organa dan penyelesaiannya + pembahasanContoh soal angka penting dan penyelesaiannyaKumpulan rumus dinamika rotasi dan keterangan simbolNext Read Contoh soal teorema / dalil Pythagoras & penyelesaiannya + pembahasan »